Meski tak Kulihat Wujud-MU
Hembusan nafas-Mu menghantar
kehidupan di ragaku
Jangan tinggalkan aku ya Allah
Aku hampa dan memudar tanpa-Mu
Tangan-Mu membentuk aku pada
rupa-Mu
Aku hancur, luluh dan lantak
Aku mati tanpa belas kasihan-Mu
Perjalananku panjang
Melelahkan sukma
Kakiku gontai menelusuri jejak tak
kukenal
Lorong-lorong tak bercahaya, gelap
dan pengap
Menyesakkan dadaku
Aku butuh Engkau di setiap helaan
nafas
Aku ingin Engkau di sini meski tak
lihat wujud-Mu

Tidak ada komentar:
Posting Komentar