Sabtu, 17 Maret 2012

Terlalu Tangguh

Terlalu Tangguh

Aku jiwa yang gundah gulana
Menangis dalam tawa berderai

Aku raga yang merana
Air mata menetes dalam senyumku

Aku bertarung melawan badai
Aku menari ketika hujan mengamuk

Aku berjalan tak tentu arah
Hanya melangkah tak berandai

Aku hati yang temaram
Aku pikiran yang melayang

Aku terbang dengan sayap patah
Menggapai rembulan terhempas awan

Aku diam seribu kata
Hanya bicara berjuta makna

Aroma tubuhku membangkai
Aku hancur dan lantak

Tapi aku nyawa tak terbunuh
Aku roh yang tak pernah mati

Aku berdiri tegak meski tersungkur
Aku punya Tuhan terlalu tangguh

Tidak ada komentar:

Posting Komentar